TDA PEREMPUAN – TDA SURABAYA

INSTAGRAM ADS FOR BEGINNER

Eni Kusumawardani  – pemilik gerai @hailadiescom

 

TDA Perempuan merupakan salah satu kegiatan yang diadakan oleh TDA Surabaya untuk kaum Hawa. Selama ini masyarakat beranggapan bahwa perempuan adalah makhluk lemah dan harus dilindungi. Budaya yang ada selama ini telah meletakkan perempuan dalam posisi pasif. Hal ini membuat para wanita terpojok hingga membuat diri mereka sendiri tidak berdaya. Masih banyak orang yang memandang perempuan karir sebelah mata saja. Para perempuan dianggap menyalahi kodratnya, yang dilahirkan sebagai ibu rumah tangga dan bertanggung jawab untuk mengerjakan pekerjaan rumah serta mengurus anak. Secara fisik memang kekuatan perempuan tidak sebesar laki-laki. Namun sebenarnya perempuan juga memiliki potensi yang sama dengan laki-laki untuk berkarir.

 

Melihat hal ini, Komunitas Tangan Di Atas (TDA) pun mengeluarkan program TDA perempuan (TDAP) yang dikhususkan bagi para perempuan untuk menggali potensi yang mereka punya. Di dalam program TDAP, para perempuan diajak untuk menggali potensi yang mereka miliki. Mereka diberikan pemahaman mengenai dunia bisnis yang selama ini lebih banyak dijalankan oleh laki-laki. Mereka juga diberikan motivasi agar mampu memberdayakan diri mereka sendiri maupun orang lain.

Pada tanggal 15 Desember 2017, TDA Surabaya mengadakan kegiatan dari program TDA perempuan yang bertajuk “INSTAGRAM  ADS FOR BEGINNER”. Pembicara yang dihadirkan kali ini adalah ibu Eni Kusumawardani praktisi dan pemilik gerai @hailadiescom. Yang telah 1.5thn mengeluti iklan instagram

Kegiatan “INSTAGRAM  ADS FOR BEGINNER” dimulai pada pukul 14.30 WIB. Dalam kegiatan ini hadir 20 orang peserta yang berasal dari Surabaya dan Sidoarjo. Pembukaan disampaikan oleh Ibu Nabila, lalu dilanjutkan dengan perkenalan di antara para peserta agar para peserta dapat mengenal satu sama lainnya dan lebih cepat membaur. Dalam perkenalan tersebut, peserta yang hadir juga diperbolehkan untuk sedikit mempromosikan usaha yang mereka miliki. Dari sini dapat kita ketahui bahwa tidak semua peserta memiliki usaha atau berkarir, bahkan kebanyakan yang hadir bukan merupakan member TDA Surabaya.

Setelah perkenalan peserta selesai, lalu dilanjutkan dengan acara inti yaitu sharing dari Ibu Eni mengenai cara beliau dalam menggeluti iklan instagram. Sharing ini semakin seru karena dimoderatori oleh Ibu Nabila yang berusaha menggali semua mengenai keseharian dari owner hailadies.com ini.

Materi selanjutnya yang dibahas adalah mengenai iklan di instagram. Ibu Eny membeberkan bagaimana caranya beliau memasangkan iklan yang baik. Baik secara online maupun offline. Untuk kesusksesan bisnisnya tentu saja begitu banyak tugas yang harus dikerjakan. Terkadang kita tidak bisa mendelegasikan sebuah tugas kepada orang lain padahal jika dikerjakan sendiri menjadi kurang efektif karena terlalu banyak yang harus dikerjakan. Ibu Eni juga membagikan tipsnya mengenai langkah-langkah yang harus diambil jika akan mngiklankan produk dengan baik sehingga dapat meningkatkan produk jualan.

Dari seluruh penjelasan yang disampaikan pembicara, seluruhnya menyadarkan para peserta bahwa sebenarnya perempuan memiliki potensi yang lebih, atau yang biasa kita sebut “Woman Power”. Dengan begitu pemikiran bahwa perempuan adalah makhluk lemah dan harus dilindungi adalah sesuatu yang salah. Perempuan memiliki potensi besar di dalam jiwanya yang jika digali dan dipergunakan dapat menjadikan kehidupannya menjadi lebih baik.

Kegiatan yang digelar di Rawon Bu Kades,Jl. Raya Jemur Sari No.154 Surabaya, ini ditutup dengan pemberian souvenir kepada pembicara. Setelah itu seluruh panitia dan peserta berfoto bersama dengan pembicara. Kegiatan ini berakhir tepat pukul 17.30 WIB. Beberapa peserta bahkan merasa sangat senang karena dapat mengikuti acara ini. Bahkan setelah acara ditutup para peserta juga masih antusias untuk bertanya dan bersilaturahmi dengan pembicara dan peserta lainnya.

Komunitas TDA Surabaya dengan semangat Scale Up, senantiasa mendukung para perempuan Indonesia untuk menumbuhkan potensinya di dalam dunia bisnis melalui program TDA Perempuan. Dengan adanya program TDA Perempun diharapkan menjadi motivasi para perempuan untuk tumbuh dan berkembang sejajar dengan kaum adam dalam memajukan perekonomian Indonesia.